Tekanan Gauge adalah perbedaan tekanan udara dengan tekanan atmosfir, atau tekanan yang dilihat dengan alat ukur (tekanan yang dilihat pada skala alat ukur). Adapun tekanan sesungguhnya disebut tekanan mutlak. Tekanan mutlak adalah tekanan sesungguhnya yang merupakan jumlah tekanan akibat subyek yang diukur tekanannya ditambah dengan tekanan oleh atmosfir. Alat akan mampu menampilkan tekanan mutlak jika alat tersebut dikalibrasi pada tekanan atmosfer nol (ruang sekitar pembuatan alat ukur hampa).

 

Tekanan Gauge = Tekanan Mutlak - Tekanan Atmosfer

 

P gauge = Ph - Po

 

Perhatikan gambar kolam berisi air di atas. Apabila kita membawa alat ukur tekanan ke dalam kolam maka nilai yang dihasilkan adalah nilai tekanan gauge. Alat ukur itu hanya menyajikan nilai tekanan yang disebabkan air kolam, padahal sebenarnya ada tekanan yang disebabkan atmosfir yang menekan ke dalam air. Jadi secara otomatis alat sudah mengkoreksi nilai tekanan atmosfir yang ada pada titik A. Kalibrasi alat ukur sudah mengkoreksi nilai tekanan hasil pengukuran. Apabila seluruh udara di sekitar kolam dihilangkan maka hasil pengukuran dengan alat ukur tersebut akan berkurang sebesar 1 atm.

dengan tekanan atmosfer Patm (Po) = 1,01 × 105 Pa.

Perhatikan:

ü  Jika disebut tekanan pada suatu kedalaman tertentu, ini yang dimaksud adalah tekanan mutlak.

ü  Jika tidak diketahui dalam soal, gunakan tekanan udara luar Po = 1 atm = 76 cmHg = 1,01 × 105 Pa. 

 

Tekanan udara yang diberikan oleh setiap satuan luas bidang datar dari permukaan bumi sampai batas atmosfer disebut tekanan udara. Semakin tinggi suatu tempat, semakin rendah kerapatan udaranya sehingga tekanan udara semakin ke atas menjadi semakin rendah.Sebaran tekanan udara di suatu daerah dapat digambarkandalam peta yang ditunjukkan oleh isobar. Isobar merupakan garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai tekanan udara sama. Alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer. Barometer yang dapat mencatat sendiri disebut barograph. Hasil pencatatan barograph disebut barogram. Besarnya tekanan udara di  permukaan bumi adalah satu atmosfer atau 76 cm Hg (centi meter kolom air raksa).

Dalam ilmu meteorologi, satuan yang digunakan untuk mengukur tekanan udara adalah milibar (mb). Tekanan udara 76 cm Hg sama dengan 1,013 mb. Angka tersebut didasarkan pada kerapatan air raksa pada suhu 0°C, yaitu 13,951 dan percepatan gravitasi, yaitu 0,980335. Faktor utama yang mempengaruhi perbedaan tekanan udara adalah temperatur udara. Daerah yang mendapatkan panas secara intensif merupakan daerah yang  mempunyai tekanan udara minimum (-). Hal ini disebabkan oleh mengembangnya udara pada cuaca yang panas.Daerah yang pemanasannya kurang, bertekanan maksimum (+).