Barometer adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur tekanan atmosfir. Barometer ini dipengaruhi perubahan musiman temperatur. Barometer kadang juga digunakan untuk mengukur ketinggian (altitude) dan juga sebagai salah satu piranti dalam perkiraan cuaca. Nilai tekanan atmosfir akan bervariasi tergantung kondisi iklim, meskipun biasanya tidak lebih dari sekitar 10% dari tekanan atmosfir standar.

 

Konstruksi dan Prinsip Kerja

Barometer sederhana terdiri dari sebuah tabung gelas, yang panjangnya kurang dari 1 m, tertutup pada salah satu ujungnya, terisi dengan air raksa dan kemudian dibalik dimasukkan ke dalam gelas berisi merkuri lain. Kehati-hatian harus dilakukan untuk meyakinkan bahwa tidak ada udara masuk ke dalam tabung selama proses tersebut.

Contoh barometer ditunjukkan pada gambar di bawah. Terlihat bahwa ketinggian kolom air raksa turun, meninggalkan ruang hampa, yang disebut vacuum. Tekanan atmosfer adalah  yang bekerja pada permukaan merkuri sebagaimana ditunjukkan gambar dan tekanan ini sama dengan tekanan pada dasar tabung terbalik, yaitu tekanan atmosfir penahan kolom merkuri. jika tekanan atmosfir turun ketinggian barometer h berkurang. Begitu juga jika tekanan atmosfir naik maka ketinggian h meningkat. selanjutnya tekanan atmosfir dapat diukur dengan istilah ketinggian kolom merkuri. Pada tekanan atmosfir standar 1 atm ketinggian kolom merkuri 760 mm.

Tekanan atmosfir standar:

 = 101325 Pa = 101,325 kPa = 101215 N/m2 = 1,01325 bars = 760 mm Hg

Bentuk lain dari barometer identik seperti gambar di atas dimana tabung-U digunakan untuk menggantikan tabung terbalik dan tabung penampung, prinsipnya sama.

Tipe-tipe Barometer:

  • Fortin Barometer

Fortin Barometer adalah contoh barometer merkuri yang mampu ketinggian barometrik dapat terukur untuk tingkat akurasi yang tinggi (mencapai sepersepuluh milimeter atau kurang). Barometer Fortin atau barometer bejana tidak tetap adalah barometer yang mempunyai penunjuk titik NOL pada bejana air raksanya berupa ujung taji. Jadi apabila ingin membacanya, maka permukaan air raksa yang didalam bejana bagian bawah harus diatur dulu supaya tepat menyentuh ujung taji dan kemudian baru dilakukan pembacaan. Barometer jenis ini, pada umumnya keluar dari pabrik keadaan badannya sudah lengkap terpasang.

        

 

  • Barometer Aneroid

Barometer aneroid pada dasarnya terdiri atas circular, hollow, sealed vessel S  yang biasanya terbuat dari logam lentur tipis.Tekanan udara pada vessel dihilangkan hingga mendekati nol sebelum disegel, sehingga perubahan pada tekanan atmosfer akan menyebabkan bentuk vessel mengembang atau mengkerut. Perubahan kecil ini dapat diperbesar dengan menggunakan tuas dan dibuat untuk menggerakkan jarum penunjuk dengan kalibrasi tertentu.

 

Comments powered by CComment