Magnet yang kita lihat sehari-hari jika didekatkan dengan besi, maka besi akan menempel. Magnet memiliki dua kutub, kutub utara dan kutub selatan. Magnet memiliki sifat apabila kutub berbeda didekatkan maka akan saling tarik menarik (utara - selatan). Tapi jika kutub yang sama didekatkan akan saling tolak-menolak (utara-utara atau selatan-selatan).

 

Batang magnet dibagian tengah antara kutub utara-kutub selatan, disebut bagian netral gambar-2.2. Bagian netral magnet artinya tidak memiliki kekuatan magnet.

Magnet bisa dalam ujud yang besar, sampai dalam ukuran terkecil sekalipun. Batang magnet panjang, jika dipotong menjadi dua atau dipotong menjadi empat bagian akan membentuk kutub utara-selatan yang baru.

Untuk membuktikan bahwa daerah netral tidak memiliki kekuatan magnet. Ambil beberapa sekrup besi, amatilah tampak sekrup besi akan menempel baik diujung kutub utara maupun ujung kutub selatan gambar-2.3 Daerah netral dibagian tengah sekrup tidak akan menempel sama sekali, dan sekrup akan terjatuh. Mengapa besi biasa berbeda logam magnet ? Pada besi biasa sebenar nya terdapat kumpulan magnet-magnet dalam ukuran mikroskopik, tetapi posisi masing-masing magnet tidak beraturan satu dengan lainnya sehingga saling menghilangkan sifat kemagnetannya
gambar-2.4a.

  

Pada magnet sebenarnya kumpulan jutaan magnet ukuran mikroskopik yang teratur satu dan lainnyagambar-4b. Kutub utara dan kutub selatan magnet posisinya teratur.Secara keseluruhan kekuatan magnetnya menjadi besar. Logam besi bisa menjadi magnet secara permanen atau sementara dengan cara induksi elektromagnetik. Tetapi ada beberapa logam yang tidak bisa menjadi magnet, misalnya tembaga, aluminium logam tersebut dinamakan diamagnetik. Garis Gaya Magnet Bumi merupakan magnet alam raksasa, buktinya mengapa kompas menunjukkan arah utara dan selatan bumi kita. Karena sekeliling bumi sebenarnya dilingkupi garis gaya magnet yang tidak tampak oleh mata kita tapi bisa diamati dengan kompas keberadaannya. Batang magnet memancarkan garis gaya magnet yang melingkupi dengan arah dari utara ke selatan. Pembuktian sederhana dilakukan dengan menempatkan batang magnet diatas selembar kertas. Diatas kertas taburkan serbuk
halus besi secara merata, yang terjadi adalah bentuk garis-garis dengan polapola melengkung oval diujung-ujung kutub gambar-2.5. Ujung kutub utaraselatan muncul pola garis gaya yang kuat.
Daerah netral pola garis gaya magnetnya lemah.

      

Arah garis gaya magnet dengan pola garis melengkung mengalir dari arah kutub utara menuju kutub selatan gambar-2.6. Didalam batang magnet sendiri garis gaya mengalir sebaliknya, yaitu dari kutub selatan ke kutub utara. Didaerah netral tidak ada garis gaya diluar batang magnet. Pembuktian secara visual garis gaya magnet untuk sifat tarik-menarik pada kutub berbeda dan sifat tolak-menolak pada kutub sejenis dengan menggunakan magnet dan serbuk halus besi gambar-2.7. Tampak jelas kutub sejenis utara-utara garis gaya saling menolak satu dan lainnya. Pada kutub yang berbeda utara-selatan, garis gaya magnet memiliki pola tarik menarik. Sifat saling tarik menarik dan tolak menolak magnet menjadi dasar bekerjanya motor listrik. Untuk mendapatkan garis gaya magnet yang merata disetiap titik permukaan maka ada dua bentuk yang mendasari rancangan mesin listrik. Bentuk datar (flat) akan menghasilkan garis gaya merata setiap titik permukaannya.
Bentuk melingkar (radial), juga menghasilkan garis gaya yang merata setiap titik permukaannya gambar-2.8.

Dasar dari satuan-satuan sistem elektromagnetik CGS (SGSm) adalah diturunkan secara eksperimen dalam hukum coulomb untuk gaya antara dua kutub magnetik, yang menyatakan bahwa

Faktor proporsionalitas k, muncul tergantung pada medium dimana kutub-kutub magnet berada, nilainya bervariasi berbanding terbalik dengan permeabilitas magnetik μ medium. Faktor k digunakan nilai 1 untuk permeabilitas ruang hampa μ0, sehingga

Ketentuan permeabilitas ruang hampa μ0 ini, sebagai satuan fundamental keempat dari sistem CGSm. Penurunan satuan elektromagnetik dari kekuatan kutub kemudian didefinisikan dalam istilah empat satuan dasar dengan hubungan

Sehingga diperoleh, secara dimensi,

Sumber:

  • Teknik Listrik Industri Jilid 1 untuk SMK /oleh Siswoyo ---- Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2008
  • Electronic Instrumentation and Measurement Techniques, Prentice-Hall of India, 1980

Comments powered by CComment