Connecting rod  dan crank pada torak mesin mengkonversi gerak bolak-balik pada piston menjadi gerak rotasi pada sumbu crank.

 

Berdasarkan gambar di bawah dan dengan melihat pertemuan gaya pada crosshead, bagian bawah lengan piston menekan secara vertikal turun pada crosshead. Dorongan connecting road muncul sebagai gaya hambat ke atas dengan kemiringan Φ , dan gaya pada guide merupakan sebuah gaya horisontal untuk menyeimbangkan komponen horisontal dari dorongan connecting road.

Karena gaya piston selalu bekerja secara vertikal, dan gaya guide selalu horisontal. Vektor diagram gaya-gaya pada crosshead selalu berbentuk segitiga yang menyudut ke kanan. Catat bahwa sudut antara Top Dead Centre (pusat garis mesin) dan connecting road adalah Φ  dalam diagram ruang, adalah sama dengan sudut antara gaya piston dan gaya dalam connecting road dalam diagram vektor.

Contoh Soal:

Piston pada torak mesin mendorong dengan gaya 160 kN pada crosshead ketika crank 35o dari Pas Top Dead Centre. Jika langkah pada piston adalah 900 mm dan panjang connecting road adalah 1,65 m, hitunglah gaya pada crosshead guide dan gaya pada connecting rod!

Penyelesaian:

Berdasarkan diagram ruang,

Panjang crank = ½ × langkah = 0,45 m

Panjang connecting rod = 1,65 m

Sudut crank terhadap Top Death Center (TDC) = θ = 35o

 

Menggunakan aturan segitiga sinus.

          

 

Comments powered by CComment